KAWALIAN DI TATAR SUNDA

Buat Muslim

أسلم تسلم

Buat Non Muslim

السلام على من اتبع الهدى

Kamis, 08 Oktober 2020

Bisikan teh Fujur dan Taqwa Aflah Liman zakkaha

Ilmu bisikan..... Ilmu tauhid ada kalanya disebut ilmu kalam. Sifat Kalam masmu' terdengar apabila diizinkan mendengar. Siapa yang mengizinkan? Mohon maaf, Rosul pun, dikatakan kepada Beliau
 ما انت بمسمع من فى القبور
Meskipun begitu kami tidak akan menghinakan Para Nabi dan Rosul.
لا نفرق بين أحد من رسله
Jadi kalaulah begitu, siapa yang menjadikan kita mendengar bisikan?
Alloh SWT.
إن الله يسمع من يشاء
Ketika Sifat Kalam dijadikan terdengar, maka dua materi diterima, yaitu:
فالهمها فجورها وتقولها
قد أفلح من زكىها
- materi fuzur yang -seakan-akan memerintah keburukan- padahal itu adalah ujian ilmu - wamaa tadrusun.
- materi taqwa yang seyogyanya didengar dan apabila mampu dikerjakan, bilapun tidak, maka
خير العمل اوسطها
Sebaik-baik amal adalah tengah-tengah saja.
لا يكلف الله نفسا إلا وسعها
Alloh tidak akan memberatkan seseorang dari makhluknya kecuali sesuai kemampuan.
======
ketika mendengar materi fujur, tidak perlu dibentak dan dimarahi. Tidak perlu juga bertindak kesal sendiri, lempar piring lempar gelas..... Segera menyendiri sejenak.
Ketika datang materi yang membuat tertawa, tahan tawa dan ucapkan hamdalah. Saya hanya melakukan diam membisu sambil mendengar dengar setia.
Ketika datang materi sedih yang membuat menangis maka gunakan kesempatan untuk
فإن لم تستطع أن تبكي أو تدمع العين فتبكوا
Bila tidak mampu menangis atau mengucurkan air mata -karena dosa- maka berpura-puralah menangis... [Pancing tangisan dengan apapun... Setelah keluar air mata mata ingatlah dosa dan mohon ampun].
========
Yakinkan bahwa BISIKAN adalah izin Alloh dan bisa saja:
Wahyu
Dari belakang hijab
Dari utusan, musawwamah -dirupakan manusia- atau makhluk lainnya, angin, pohon, batu, dll.
ما كان لبشر أن يكلمه الله الا وحيا
او من وراء حجاب
او يرسل رسولا فيوحي بإذنه ما يشاء
إن الله علي حكيم

========
إن الله عند ظن عبده به
Sesungguhnya Alloh bagaimana sangka hambanya.
Kala mendengar bisikan:
ANDA SANGKA ITU SUARA SETAN, MAKA ALLOH JADIKAN SYETAN YANG ISINYA PERINTAH KEJELEKAN DAN KEJELEKAN.
ANDA SANGKA ITU IBLIS, MAKA ALLOH AKAN JADIKAN IBLIS YANG KATA-KATANYA MENGGODA.
ANDA SANGKA MALAIKAT, MAKA ALLOH JADIKAN MALAIKAT. ISINYA?
BISA MENGENAKAN BISA JUGA TIDAK.
وبلونهم بالحسنى والسئية لعلهم يرجعون
Kami uji mereka dengan kebaikan dan keburukan agar mereka kembali.
Apakah diawal Wahyu, nabi merubah arah kiblat adalah sesuatu yang mengenakan atau tidak? Tidak. Namun berjuanglah. Khotam atau tidak? Banyak yang gugur di tengah perjalanan. Dari 124.000 nabi hanya 313 yang menjadi Rosul. Ada yang dibunuh, jangan-jangan karena ajarananya yang out of the box. Duka atuh, kitu we lah.
======
Bisikan, apabila menyinggung hak adami maka sampaikan terlebih dahulu. Semisal, aku harus membunuhmu. Katakan kepadanya: Aku mendapatkan wangsit harus membunuhmu, bagaimana pendapatmu?
Jawabannya, bisa saja menjadi ismailnya Ibrahim AS. Atau.....
bisa saja jawabannya, daripada aku dibunuh olehmu lebih baik akau yang membunuhmu. Maka kembalilah kepada Alloh, dan berkata: Ya Alloh, Engkau maha mendengar atasa jawabannya, mangga sadaya-daya.
=====
Kitu we lah.
إن الهدى هد الله.
سبحانك لا علم لنا الا ما علمتنا انك انت الحليم الحكيم

Kamis, 10 September 2020

Anjeun diutus. Taroskeun kanu tos diarutus.

Anjeun diutus. Taroskeun kanu tos diarutus.
Anjeun diutus lain supaya nu percaya ibadah ka anjeun, tapi ibadah mah tetep ka Anu Ngutus -nyaeta Kaula -ceuk Alloh- teh.
Jig cobi taroskeun ka rusul samemeh anjeun.
........
وسئل من ارسلنا من قبلك من رُسُلنا اجعلنا من دون الرحمن آلهة يعبدون
Cobi taroskeun ka jalmi nu kami ngutus manehna sateuacan Anjeun, ti golongan nu diarutus. Naha kami ngajadikeun ti salian Dzat nu maha Rohman, pangeran-pangeran anu disembah/diibadahan?
....
Hamzah washolna kamana?
Di i'lal.

Kamis, 27 Agustus 2020

Perjalanan Manusia

Air mani
Bayi
Anak-Anak
Remaja
Dewasa
Orang tua
Renta/Bangka
Tak bernyawa


2 th disapih
7 th perintahkan sholat
10 th pukullah (cepret) bila meninggalkan sholat
9-15 th baligh
40 th tempatkan aku bagaimana cara syukurku 
رب اوزعنى أن أشكر نعمتك
التى أنعمت علي وعلى والدي
وان اعمل صالحا ترضىه
واصلح لى فى ذريتى 
انى تبت اليك وانى من المسلمين
Ya Robiyalloh, tempatkan aku bagaimana cara bersyukurku atas nikmatMU
Nikmat yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kedua orang tuaku
Dan agar aku beramal sholeh yang Engkau ridoi.
-RosulMu adalah Ismu yang menjadi fi'lu, mereka sekedar menyampaikan [penghormatanku tak berkurang, oleh karena firmanMU: "لا نفرق بين أحد من رسله"]-
Amal Sholeh adalah amal mereka -PERINTAHMU-, 
======
Aku mengahadapMU dengan amalku, amal Sholeh, amal rosulMU, amal yang sesuai PERINTAHMU.
[فمن كان يرجو لقاء ربه. فليعمل عملا صالحا]
=======
Ya Robbiyalloh,
Nampi mayun, amal abdi amal aranjeunna.
[يمحو الله ما يشاء ويثبت]
Gusti, salira ku anjeun nu mupus tur netepkeun, diparentahkeun ka rosulna....
Ieu pupus, ieu tetepkeun!
Ya Alloh...
[لا يكلف الله نفسا إلا وسعها]
Salira ku anjeun moal ngahese-hese biji awak-awakan....
Ah moal ah, moal dipupus.... Entos we kitukeun deui.....
[اليوم أكملت لكم دينكم واتممت عليكم نعمتى ورضيتم لكم الإسلام دينا]
Ah enya kitu we....
سلام علي يوم ولدت ويوم اموت ويوم تبعث حيا

كاد ‏الحليم ‏ان ‏يكون ‏نبيا

كاد الحليم أن يكون نبيا
Hampir saja orang yang hilim menjadi seorang nabi.

Ciri orang hilim, disaat ia mampu meluapkan kemarahan dia terdiam.

Mengapa hampir jadi nabi?

Dikala terbuka segala sesuatu yang menakjubkan.... 
Ia MELIHAT, ia bahagia.
Dikala ia MENDENGAR,  Ia anggap bisikan adalah syetan dan iblis.
Hilang sudah keyakinan akan Kalam Alloh, hilang sudah keyakinan 
انى عند ظنك بى
Mendengar bisikan adalah pembuka nubuwwah dan risalah.
Baik dan buruk apa yang dibisikkan adlah
فالهمها فجورها وتقولها
Ilham fujur dan taqwa
قد أفلح من زكىها
Bahagialah orang yang bisa membersihkan.
Merenung.... Ini salah... Betulkan.
Merenung.... Ini betul... Lakukan, atau lebih ikhlas dan khusyukan.

Hati-hati Ujub dan Tinggi Hati

Andika - Jibalumni Sinapeul
*WeDjang☕pagi*


KELIHATANNYA KAU SEDANG MEMUJI ALLAH ﷻ, 
PADAHAL SEBENARNYA KAU SEDANG MEMUJI DIRIMU

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Kisah Abu Yazid Al-Busthami رحمه الله‎, yang Insya Allah, dapat kita ambil pelajaran. 

Di samping seorang sufi, Abu Yazid رحمه الله‎ juga adalah pengajar tasawuf. 
Di antara jamaahnya, ada seorang murid yang rajin mengikuti pengajiannya.

Suatu saat, muridnya itu mengadu kepada Abu Yazid رحمه الله‎, 
“Guru, aku sudah beribadah tiga puluh tahun lamanya. 
 Aku shalat setiap malam dan puasa setiap hari, dan aku tinggalkan syahwatku, 
 tapi anehnya, aku belum menemukan pengalaman ruhani yang Guru ceritakan. 
 Aku belum pernah saksikan apa pun yang Guru gambarkan.

Abu Yazid رحمه الله‎ menjawab, 
“Sekiranya kau puasa dan beribadah selama tiga ratus tahun pun, 
  kau takkan mencapai satu butir pun dalam ilmu ini.”

Murid itu heran, “Mengapa, ya Tuan Guru?”

“Karena kau tertutup oleh dirimu,” jawab Abu Yazid رحمه الله‎.

“Apakah ini ada obatnya,  agar hijab ini tersingkap?” tanya sang murid.

“Boleh,” ucap Abu Yazid رحمه الله‎, “tapi kau takkan melakukannya.”

“Tentu saja akan aku lakukan,” sanggah murid itu.

“Baiklah kalau begitu,” kata Abu Yazid رحمه الله‎, 
“Sekarang pergilah ke tukang cukur, cukurlah (rambut) kepalamu dan jenggotmu, 
 tanggalkan pakaianmu, pakailah baju yang lusuh dan compang-camping."
 Gantungkan di lehermu kantung berisi kacang. Pergilah kau ke pasar, 
 kumpulkan sebanyak mungkin anak-anak kecil di sana. 

Katakan pada mereka dengan lantang 
“Hai anak-anak, barangsiapa di antara kalian yang mau menampar aku satu kali, 
 aku beri satu kantung kacang.” 
 Lalu datangilah (juga) pasarmu (di mana) jamaah kamu sering mengagumimu."

“Subhanallah, Kau mengatakan ini padaku, apakah ini baik untuk kulakukan?“, 
 kata murid itu terkejut.

Abu Yazid رحمه الله‎ berkata, “Ucapan tasbihmu itu adalah syirik.”

Murid itu keheranan, “Mengapa bisa begitu?”

Abu Yazid رحمه الله‎ menjawab, 
“Karena kelihatannya kau sedang memuji Allah ﷻ, 
 padahal sebenarnya kau sedang memuji dirimu."

Murid itu berkata, 
“Aku tidak mampu melakukannya, tunjukkan aku cara lain yang bisa kulakukan.”

Abu Yazid رحمه الله‎ berkata: 
" Mulailah dengan hal ini sebelum yang lain, sampai perasaan agungmu hilang, 
  dan dirimu merasa rendah, lalu akan kuberitahu apa apa yang baik bagimu." 

Sang murid menjawab: "Aku tidak mampu melakukannya."

Abu Yazid رحمه الله‎ berkata:  Kau memang takkan mampu melakukannya!”

Cerita ini mengandung pelajaran yang amat berharga, diantaranya:

1. Abu Yazid رحمه الله‎ mengajarkan bahwa orang yang sering beribadah 
    mudah terkena penyakit ujub dan takabur. 

2. Abu Yazid رحمه الله‎ menganjurkan muridnya berlatih menjadi orang hina agar 
    ego dan keinginan untuk menonjol dan dihormati segera hilang, 
    yang tersisa adalah perasaan tawadhu dan kerendah-hatian. 

3. Ujub seringkali terjadi di kalangan orang yang banyak beribadat. 
    Orang sering merasa ibadah yang ia lakukan sudah lebih dari cukup sehingga 
    ia menuntut Tuhan agar membayar pahala amal yang ia lakukan. 

4. Orang yang gemar beribadah banyak biasa jatuh pada perasaan tinggi diri. 
    Ibadah dijadikan cara untuk meningkatkan statusnya di tengah masyarakat. 
    Orang itu akan kecewa bila tidak diberikan tempat yang memadai statusnya.(AH)

Semoga Bermanfaat.
Silahkan share

Sumber : Taqdiisul Asykhosh Fil Fikris Shufiy,  Jilid 1, hal 431

Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad...
Allahumma Makkah Madinah

Minggu, 09 Agustus 2020

Di Jalan

DI JALAN
Jaga jarak aman
3-4 meter mobilmu
(Masih ngeureuyeuh 1-2m ku motor)
Jangan nyalip ti sisi kiri
(Ikhtiar)
20 meter jarak pandang
Kendaraan di persimpangan masuk
Beri mereka kesempatan
Garis lurus perjalanan
Antara titik berangkat dan tujuan
Adalah ibadah
Nikmati jalanmu
Hargai dan hormati sesama pengendara
======
Jarak motor anda kurang dari
2-3 meter
Kendaraan didepan anda mengerem mendadak.
ANDA YANG SALAH!
Orang melihat ke depan.
Bukan ke belakang.


Selamat menikmati dan mensyukuri
Jalan dan kendaraan
Juga sehatnya badan